Binary
numbers atau disebut juga bilangan binar hanya mempunyai dua bilangan yang
digunakan yaitu 0 dan 1 dengan sistem bilangannya yang berbasis dua. Berbeda dengan
bilangan desimal yang kita kenal terdapat sepuluh angka sedangkan bilangan
biner hanya menggunakan dua angka.
Bilangan
biner adalah dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital maka dari itu
istilah bilangan biner ini hanya bisa didapatkan di dalam komputer. Dalam pemakaiannya
dalam sistem komputer bilangan 0 bermakna bila tidak adanya tegangan listrik
yang mengalir sedangkan 1 adalah keterbalikan dari 0 di mana bilangan ini
diidentifikasikan bila adanya tegangan listrik yang sedang terjadi dalam
komputer tersebut.
Berikut
ini adalah contoh perhitungan bilangan biner.
Desimal
|
Biner (8 bit )
|
0
|
0000 0000
|
1
|
0000 0001
|
2
|
0000 0010
|
3
|
0000 0011
|
4
|
0000 0100
|
5
|
0000 0101
|
6
|
0000 0110
|
7
|
0000 0111
|
8
|
0000 1000
|
9
|
0000 1001
|
10
|
0000 1010
|
11
|
0000 1011
|
12
|
0000 1100
|
13
|
0000 1101
|
14
|
0000 1110
|
15
|
0000 1111
|
Perhitungan dalam biner
mirip dengan menghitung dalam
sistem bilangan lain. Dimulai
dengan angka pertama, dan angka selanjutnya. Dalam sistem bilangan desimal,
perhitungan mnggunakan angka 0 hingga 9, sedangkan dalam biner hanya
menggunakan angka 0 dan 1.
contoh: mengubah bilangan desimal menjadi biner
desimal = 10.
berdasarkan referensi diatas yang mendekati bilangan 10 adalah 8
(23), selanjutnya hasil pengurangan 10-8 = 2 (21).
sehingga dapat dijabarkan seperti berikut
10 = (1 x 23)
+ (0 x 22) + (1 x 21) + (0 x 20).
dari perhitungan di atas bilangan biner dari 10 adalah 1010.
Dapat juga dengan cara lain yaitu 10 : 2 = 5 sisa 0 (0 akan menjadi angka terakhir dalam
bilangan biner), 5(hasil pembagian pertama) : 2 = 2 sisa 1 (1 akan menjadi angka kedua terakhir
dalam bilangan biner), 2(hasil pembagian kedua): 2 = 1 sisa 0(0 akan menjadi angka ketiga
terakhir dalam bilangan biner), 1 (hasil pembagian ketiga): 2 = 0 sisa 1 (1 akan menjadi angka pertama dalam
bilangan biner) karena hasil bagi sudah 0 atau habis, sehingga bilangan biner
dari 10 = 1010
atau dengan cara yang singkat
10:2=5(0),
5:2=2(1),
2:2=1(0),
1:2=0(1) sisa hasil bagi dibaca dari belakang menjadi 1010


